Dramaturgy Theory

Dramaturgi

Dramaturgi berasal dari bahasa Inggris dramaturgy dari kata “drama” yang berarti seni atau teknik drama dalam bentuk teater. Pertama kali dipopulerkan oleh Aristoteles, seorang filosof Yunani bahwa penampilan/drama- drama yang berakhir tragedi/tragis ataupun kisah-kisah komedi.

Menurut Govman (1959)

Dramaturgi adalah sandiwara kehidupan yang disajikan oleh manusia. Situasi dramatik yang seolah-olah terjadi diatas panggung sebagai ilustrasi untuk menggambarkan individu-individu dan interaksi yang dilakukan mereka dalam kehidupan sehari- hari. Secara ringkas dramaturgis merupakan pandangan tentang kehidupan sosial sebagai serentetan pertunjukan drama dalam sebuah pentas.



Konsep The Self

• Goffman memperkenalkan dramaturgi pertama kali dalam kajian sosial psikologis dan sosiologi melalui bukunya, The Presentation of Self In Everyday Life. Buku tersebut menggali segala macam perilaku interaksi yang kita lakukan dalam pertunjukan kehidupan kita sehari-hari yang menampilkan diri kita sendiri dalam cara yang sama dengan cara seorang aktor menampilkan karakter orang lain dalam sebuah pertunjukan drama.

• Layaknya drama, aktor dramaturgi memperhitungkan setting, kostum, penggunakan kata (dialog) dan tindakan non verbal lain.

• Dalam dramaturgi kita dapat menghayati peran menampilkan penampilan, kebiasaa sehingga dapat memberikan feedback sesuai yang kita mau (manipulasi).



Front Stage

Kondisi akting di front stage adalah adanya penonton (yang melihat kita) dan kita sedang berada dalam bagian pertunjukan. Kita berusaha untuk memainkan peran kita sebaik-baiknya

Back Stage

Adalah keadaan dimana kita berada di belakang panggung, dengan kondisi bahwa tidak ada penonton.


Study Casus Impression management selebram melalui media sosial


Front stage :

Impression management yang ditampilkan di panggung depan adalah Penampilan (appearance) dan sikap (manner), pemilihan attribute yang dikenakan, pose atau bahasa tubuh yang dilakukan, pemilihan latar tempat pengambilan foto dan juga caption yang memberikan citra diri

Back stage :

Kehidupan sehari-hari Awkarin dan Young Lex yang jarang mereka tampilkan di panggung depan sehingga momen-momen di panggung belakang jarang sekali diupload ke dalam.

Rangkuman

Pada dasarnya setiap orang akan melakukan Impression Management sesuai dengan apa yang ia ingin ditampilkan di panggung depan, baik itu sangat berbanding terbalik dengan kehidupan di panggung belakang atau hanya terdapat sedikit perbedaan dengan ia di panggung belakang.

Dalam al-qur’an Q.S Al-imron Ayat 185

وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ

"Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdaya".

  • Share: