Meatless Kingdom : Startup Asal Cimahi Menuju Dunia

Meatless Kingdom : Startup Asal Cimahi Menuju Dunia

Startup foodtech yang bermarkas di Cimahi, Meatless Kingdom, pada Februari hingga Mei lalu mengikuti program akselerator dari Big Idea Ventures (BIV). Meatless Kingdom merupakan startup Indonesia pertama yang berhasil masuk dalam akselerator multinasional dengan fokus inovasi protein alternatif tersebut. Startup ini pun berkesempatan memperoleh penyertaan modal hingga US$200 ribu (sekitar Rp2,9 miliar) dan akses pendanaan lanjutan dari mitra BIV.


Dirintis sejak 2019, Meatless Kingdom digawangi oleh alumni jurusan mikrobiologi Institut Teknologi Bandung (ITB), Widya Putra selaku CEO. Startup ini menghadirkan inovasi sumber protein dari jamur sebagai pengganti daging. Produk yang dikembangkan berupa frozen food dan ready-to-eat, seperti siomay, dendeng, rendang, hingga gepuk.


“Saat ini, fokus utama kami masih pada riset pengembangan produk baru maupun existing dengan bahan baku jamur. Ke depannya jika memang ada potensi komposisi lain yang bisa dikombinasikan, kami terbuka,” ujar Widya saat dihubungi Tech in Asia, Selasa (21/6).


Dari sisi kinerja penjualan, Meatless Kingdom mengklaim telah merambah pasar ekspor seperti Singapura, Malaysia dan Jepang. Startup ini mengolah hampir 1 ton jamur segar tiap bulannya—termasuk untuk merek dagang Mushome yang merupakan unit bisnis lainnya milik Meatless Kingdom.


Selain Meatless Kingdom, startup lokal yang menggarap pasar ini salah satunya adalah Off Foods dengan produk utama alternatif dari daging ayam, yang pada April 2022 kemarin mendapatkan pendanaan awal sekitar Rp24,3 miliar dari Alpha JWC Ventures dan lainnya. Ada pula Green Rebel yang mengantongi sekitar Rp100,5 miliar dalam pendanaan Pra-seri A dari Unovis dan Better Bite Ventures.


Source : https://id.techinasia.com/meatless-kingdom-pendanaan-dan-ekspor

  • Share: