Pentingnya Traction Dalam Menggaet Investor

Pentingnya Traction Dalam Menggaet Investor

Pengertian Traction


Traction, dalam konteks pengembangan perusahaan rintisan, merujuk pada momentum yang dirasakan selama proses pengembangan bisnis. Meskipun perusahaan telah melakukan segala upaya untuk mencapai momentum ini, namun jika tidak dimanfaatkan secara optimal, bisnis dapat mengalami penurunan penjualan dan basis pelanggan yang menyusut. Konsep traction berlaku pada berbagai jenis bisnis, mulai dari perusahaan manufaktur hingga institusi pemerintah. Sehingga penting bagi perusahaan untuk memanfaatkan momentum ini dengan strategi yang tepat.


Penentuan keberhasilan masa traction pada perusahaan biasanya diukur dengan meningkatnya pendapatan dan jumlah pelanggan baru. Namun, faktor ini bukanlah satu-satunya faktor yang menentukan keberhasilan. Perusahaan besar seperti Uber dan Amazon memiliki traction yang baik, namun pendapatannya tidak selalu stabil. Sehingga, pendapatan bukanlah satu-satunya faktor penentu keberhasilan traction, melainkan bagaimana perusahaan dapat memanfaatkan momentum yang dirasakan dalam pengembangan bisnis.


Strategi pengembangan traction menjadi sangat penting bagi perusahaan karena dapat membantu mereka mengetahui posisi mereka di pasar dan kemajuan bisnis yang sedang dicapai. Konsep traction terlihat sebagai sebuah konsep yang abstrak, namun dapat membantu perusahaan untuk melihat posisinya dalam kompetisi pasar. Perusahaan dapat menggunakan angka traction yang dimilikinya sebagai patokan untuk mengetahui apakah mereka sedang berada dalam kondisi yang bugar dalam kompetisi pasar atau tidak. Oleh karena itu, strategi pengembangan traction yang tepat dapat membantu perusahaan untuk meningkatkan kemajuan bisnis dan mendapatkan posisi yang lebih baik di pasar.


Traction, Pertimbangan Utama Para Investor


Perusahaan startup yang sedang berkembang membutuhkan dukungan dana dari investor untuk dapat terus berkembang. Namun, investor membutuhkan badan usaha yang potensial dan matang untuk dapat meraih keuntungan yang maksimal. Oleh karena itu, investor mempertimbangkan berbagai faktor sebelum menanamkan uang mereka pada sebuah perusahaan, dan salah satu faktor yang penting adalah traction. Traction merupakan sebuah indikator kesuksesan yang dapat diperlihatkan oleh perusahaan kepada para investor.


Investor menganggap traction sebagai faktor penting dalam menentukan apakah mereka akan menanamkan uang pada sebuah perusahaan atau tidak. Hal ini dikarenakan dengan melihat kesuksesan traction, investor dapat memperoleh gambaran yang spesifik mengenai pendapatan dan jumlah pelanggan perusahaan. Semakin tinggi angka kesuksesan traction perusahaan, semakin banyak investor yang akan tertarik untuk menanamkan uang pada bisnis tersebut.


Namun, perusahaan juga harus berhati-hati dengan pengelolaan traction yang baik. Sebab, traction yang tinggi juga dapat menjadi risiko besar bagi perusahaan jika mereka tidak sigap. Investor akan menuntut jumlah return on investment dan profit yang lebih besar apabila perusahaan memiliki traction yang baik. Jika perusahaan tidak dapat memenuhi tuntutan tersebut, mereka berisiko merugi karena dana yang dikeluarkan untuk bisnis tidak sebanding dengan profit yang dihasilkan. Oleh karena itu, perusahaan harus mengelola traction dengan baik dan memastikan bahwa bisnis mereka dapat berkelanjutan secara finansial.


Indikator dalam Traction


Ada beberapa indikator yang dapat menunjukan nilai traction dari sebuah startup.Disadur dari laman Small Biz Club, berikut adalah penjelasannya:


1. Customer acquisition rate

Hal pertama yang menjadi indikator traction adalah jumlah customer acquisition rate perusahaan. Aspek ini sangat berpengaruh terutama untuk perusahaan yang menggunakan model bisnis freemium.


Bila angka customer acquisition perusahaan masih rendah, maka, mereka harus segera menemukan strategi untuk meningkatkannya.


2. Segmentasi pelanggan

Aspek berikutnya adalah segmentasi pelanggan. Umumnya, perusahaan yang sudah mampu untuk menyegmentasikan pelanggan dapat dianggap sebagai badan usaha yang sudah matang.


Selain itu, dengan melakukan segmentasi pelanggan, perusahaan dapat menyebarkan produk mereka pada pasar yang memang selaras dengan visi mereka.


Hasilnya, income perusahaan menjadi stabil dan ekspansi pasar dapat berlangsung dengan cepat.


3. Review pelanggan

Selanjutnya, aspek yang dapat mengindikasikan nilai traction perusahaan adalah review dari pelanggan mereka.


Maka dari itu, jika feedback dari customer mayoritas negatif, perusahaan perlu segera memperbaiki kualitas bisnis mereka.


Sebagai solusi, mereka bisa membangun loyalitas customer dengan memanfaatkan sosial media untuk menyebarkan pesan brand yang baik.


Selain itu, perusahaan bisa memanfaatkan jasa analis industri guna menangkap kebutuhan pelanggan dengan lebih cepat.


Itulah sedikit ringkasan mengenai traction dalam dunia startup. Semoga artikel kali ini bisa menambah pengetahuan kamu yang mau atau sedang membangun Startup.



Source : https://glints.com/id/lowongan/traction-adalah/#.ZDNgFHZByMp

  • Share: