Cubic Startup Talk: Productivity Hack

Cubic Startup Talk: Productivity Hack


Cubic Startup Incubator telah menyelenggatakan Startup Talk dengan tema “Productivity Hack” yang berlangsung pada 19 oktober 2019 di Workspace 53 Bandung. Acara ini bertujuan untuk memberi pengetahuan kepada startup untuk mengelola suatu tim agar dapat bekerja secara efektif dan menciptakan suatu productivity. Pada acara ini disampaikan oleh Faris Sundara Putra.


Faris menjelaskan beberapa point yang perlu diperhatikan ketika kita akan melakukan productivity hack. Point pertama yaitu Agile yang artinya able to move quickly and easily (bisa bergerak dengan cepat dan mudah-tangkas/gesit). Jika suatu tim startup dapat mengerjakan pekerjaan dengan Agile maka akan membuat team semakin produktif. Lalu How to become Agile? langkah awal yang harus dilakukan yaitu setiap individu atau karyawan harus melakukan learning organization, karena setiap karyawan harus mengetahui budaya perusahaan, jika terjadi kesalahan asumsi dan eksesusi yang gagal maka ambil pelajarannya untuk move forward. Langkah berikutnya adalah clear purpose, setiap karyawan harus sharing visi yang sama satu sama lain dengan goals dan value yang ingin dicapai oleh startup. Langkah terakhir adalah trusting environment, setiap individu harus percaya diri terhadap kemampuannya dan percaya satu sama lain agar team dapat kompak melakukan pekerjaan bersama – sama untuk mendapatkan result yang terbaik.


Point kedua adalah build the dream team. Faris memaparkan bahwa untuk membangun suatu tim impian maka startup harus memiliki hustler, hipster hacker artinya team kamu tidak perlu merealistiskan keinginan dalam satu waktu tapi kamu haru fokus pada apa yang team dan perusahaan butuhkan, company culture yaitu budaya perusahaan harus membuat suatu tim nyaman saat bekerja dan team harus fokus pada satu value yang ingin disampaikan. Point tiga adalah leadership, ada empat hal yang perlu diperhatikan dalam leadership yaitu coach, support, delegate dan instruct. Point keempat adalah productivity tools. Tentu kita tahu sekarang banyak sekali tools seperti Google, Trello, Canva, WhatsApp, Evernote, spotivy dan lainnya yang dapat membantu team semakin produktif dalam bekerja lebih mudah dan cepat.


Faris memaparkan tips untuk productivity yaitu dengan melakukan beberapa metode yang dapat dilakukan individu. Metodenya adalah Pomodoro artinya sebuah teknik belajar berdasarkan time management dan membagi waktu belajar menjadi interval bernama “jendela kerja” selama 25 menit. Setelah 25 menit, “jendela kerja” ini berakhir, lalu diselingi interval waktu istirahat. Metode standing meeting and work artinya melakukan meeting sambal stand up dapa membuat kita fokus untuk memecahkan masalah. Metode lainnya yaitu silent meeting artinya meeting tidak harus selalu bicara satu sama lain tetapi dapat menggunakan tools sederhana sepeti board, pulpen, sticknote. Faris menambahkan untuk melakukan productivity setiap individu harus fokus dan yakin terhadap team satu sama lain dan untuk mencapai goal startup.


Diakhir acara, ada sesi tanya jawab para peserta antusias melontarkan beberapa pertanyaan kepada pembicara untuk mendapatkan penjelasan lebih detail terkait materi tersebut dan para startup juga melakukan sharing tentang langkah – langkah dalam productivy hack. Semoga Acara Cubic Startup Talk kali ini bermanfaat bagi para peserta serta dan dapat memberi insight baru kepada para peserta tentang pentingnya startup tim startup mereka agar lebi produktif dan fokus dalam mengembangkan startup yang sedang dijalani.


  • Share: