PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. masih memberikan peluang investasi bagi startup pada tahun 2023. Investasi ini akan dilakukan melalui anak perusahaannya, yaitu PT BNI Modal Ventura (BNI Ventures).
Berdasarkan laporan Bisnis, BNI Ventures akan mencari 2-3 startup lokal yang memiliki potensi. Target ini berbeda dengan kabar sebelumnya yang menyebutkan target investasi BNI Ventures sebanyak lima startup.
CEO BNI Ventures, Eddi Danusaputro, mengungkapkan bahwa perusahaan akan mempertimbangkan investasi pada perusahaan fintech. Menurutnya, startup yang menjadi fokusnya masih sama, yaitu fintech dan fintech enabler di tahap pertumbuhan (growth stage).
Pada Mei 2022, BNI Ventures mendapatkan injeksi modal senilai Rp500 miliar dari BNI. BNI memegang 99,98 persen kepemilikan unit bisnis baru ini, sementara sisanya dimiliki oleh PT BNI Asset Management.
Setelah mendapatkan izin usaha pada bulan Januari sebelumnya, BNI Ventures terlibat dalam putaran pendanaan Pra-seri A senilai US$4 juta (sekitar Rp58 miliar), yang dipimpin oleh Mandiri Capital Indonesia (MCI), untuk perusahaan bernama Kecilin. Dana tersebut akan digunakan oleh Kecilin untuk mengembangkan inisiatif bisnis dan produk baru.
Kecilin, sebuah startup yang menyediakan layanan software-as-a-service (SaaS) dalam kompresi data, menjadi portofolio pertama BNI Ventures pada kuartal pertama tahun 2023.
Sebelumnya, Kecilin telah menjalin kerja sama dengan IT Application Development dari Group Mandiri untuk mengembangkan produk dalam ekosistem perbankan tersebut.