Money Can Buy Happiness

Money Can Buy Happiness


Dari dahulu kita sering mendengar atau membaca quotes “Money can’t buy happiness” baik pada akun-akun social media inspirasi maupun acara talkshow, seminar, dan sejenisnya. Beberapa orang menyebutkan quotes tersebut sebagai suatu cara untuk menghindari menabung dan merencanakan keuangan mereka. Padahal esensi dari quotes tersebut adalah “There are some things that money can’t buy” artinya ada beberapa hal yang tidak bisa dibeli dengan uang atau ada beberapa jenis kebahagiaan yang tidak bisa dibeli dengan uang.


Beberapa hal yang tidak bisa dibeli dengan uang menurut saya adalah keluarga yang telah tiada seperti nenek saya dan manners/class/style. Mungkin untuk saat ini belum bisa menghidupkan kembali orang yang sudah tiada, tapi di masa depan siapa yang tahu(?), dan kebahagiaan ini tidak mungkin bisa didapat dengan sebanyak apapun uang yang dimiliki. Manners/class/style atau kepribadian/kelas/gaya memang tidak bisa dibeli dengan uang karena harus dipelajari sendiri dan kadang kita sering melihat orang yang memiliki banyak uang tetapi memiliki kepribadian yang buruk maupun sebaliknya.


Ada juga pendapat yang menyatakan bahwa kesehatan tidak bisa dibeli dengan uang. Ini benar dalam beberapa perspektif seperti uang tidak bisa bisa menyembuhkan beberapa penyakit yang berbahaya. Tetapi dengan memiliki lebih banyak uang, kita bisa mendapatkan pelayanan kesehatan lebih baik dibandingkan dengan mereka yang miliki uang terbatas, contohnya fasilitas kesehatan serta dokter yang lebih baik. Hal yang terlihat murah tetapi pada kenyataannya memerlukan cukup banyak uang adalah gaya hidup sehat. Seperti yang diketahui, makanan sehat dan olahraga seperti mengikuti keanggotaan gym pasti memerlukan uang. Jika kita memiliki finansial yang baik, kita akan mampu untuk mendapatkan hal tersebut dengan mudah sehingga kita menjadi lebih sehat.


Lalu bagaimana dengan ambisi, mimpi dan tujuan dalam hidup kita? Bermimpi memang gratis tetapi dengan uang kita dapat membuat mimpi menjadi nyata. Coba tanyakan pada diri anda, apakah kita lebih baik memilki mimpi dan tahu cara mewujudkan mimpi tersebut?. Untuk mewujudkan hal tersebut, mengetahui diri kebahagiaan kita akan membantu untuk merealisasikan hal tersebut.


Tetapi tetap saja bahwa uang ≠ kebahagiaan, contoh ini kita memiliki tujuan yang dapat dicapai dan bisa direncanakan kedepannya. Salah satu contohnya dapat dilihat dibawah ini.



Bagaimana jika hal tersebut tidak memungkinkan untuk dicapai?, kita memiliki dua opsi:

- Bekerja keras untuk mendapatkan pendapatan lebih, atau

- Belajar untuk bahagia dengan lebih sedikit

Lalu bagaimana dengan kebahagiaan lain yang tidak dapat dibeli dengan uang?, antara kita menemukan cara lain untuk mencapainya atau mengerti bahwa kita tidak bisa mendapatkannya dan berdamai dengan hal tersebut.


  • Share: