WeWork pernah menyandang status sebagai salah satu startup paling bernilai di dunia. Perkembangan perusahaan ini yang cepat membuat perusahaan ini melakukan ekspansi bisnis di 29 negara. Menarik buat disimak, ada sejumlah fakta menarik mengenai startup WeWork.
Adam Neuman membuka WeWork pertama kali tahun 2010 di SoHo, New York. Setelah menyelesaikan wajib militer di Israel, Neuman pergi ke Newyork dan fokus untuk membangun bisnis. Sebelum bisnis WeWork, di tahun 2008 Neuman membuka Green Desk. Green Desk merupakan co-working space yang menawarkan konsep sustainable building. Untuk itu mereka menggunakan recycled furnitur, peralatan kantor yang ramah lingkunan dengan mendukung konsepnya. Saat itu Green Desk sangat cocok untuk memenuhi kebutuhan individu dan perusahaan kecil dilengkapi dengan fasilitas seperti kantor yang sudah full furnished, internet kecepatan tinggi, akses printing, dapur dengan free flow kopi.
Neuman bertemu dengan McKelvey, melalui Green Desk mereka bisa mengambil banyak pelajaran tentang bukan konsep sustainable building yang bisa membuat konsumen tertarik dengan Green Desk tetapi konsep komunitas yang ditawarkan. Pada tahun 2010 Green Desk akhirnya dijual. Mereka mulai mencoba membangun WeWork dengan modal $300,000 mereka meyakinkan pemilik banguanan di Soho untuk menyewakan satu lantai sebagai percobaan WeWork.
Konsep Community Builder yang ditawarkan oleh WeWork menuai kesukseskan. WeWork mendapatkan pendanaan Series A sebesar $17 juta sehingga mendorong WeWork tumbuh lebih cepat. Di Tahun 2014, WeWork berhasil membuka cabang international di London dan di Mexico. Tercatat WeWork berhasil memiliki 10,000 member dengan luas 1,5 juta kaki.
Kesuksesan WeWork mendorong mereka untuk tidak hanya fokus pada bisnis perkantoran tetapi fokus pada building community. Di tahun 2016, WeWork melebarkan sayap dengan masuk pada residental real estate. Pada tahun 2017 WeWork membuka WeGrow Endeavor, merupakan sekolah entreprenuer untuk anak-anak 2-11 tahun. Pada tahun yang sama WeWork membeli gedung Lord & Taylor, salah satu gedung flagship di New York seharga $850 juta. WeWork juga membuka Re by We yang merupakan Gym berlokasi di New York. Re by We menawarkan kelas-kelas yoga, boxing dan juga superspa.
Tahun 2018, WeWork mencoba untuk membuka IPO. Tepatnya pada bulan desember 2018, WeWork mengisi lembar IPO dan setelah 4 bulan Neumann mengumumkannya. We Company mengajukan publikasi dokumen IPO pada bulan Agustus dengan valuasi sebesar $47 miliar. pengajuan IPO ini menghasilkan beberapa temuan terkait kesehatan finansial We Company. Dokumen tersebut menunjuka bahwa selama 3 tahun terakhir We Company mengalami kerugian besar tercatat sebesar $1.6 miliar dengan pendapat sebesar $1.8 miliar. Bahkan di tahun 2018, Neuman secara sukarela tidak digaji. Kasus tersebut menyoriti We Company yang harus mendapat pengawasan ketat terkait keuangan dan kepemimpinan Neumann oleh Media dan Investor. Pada 16 September 2019, WeWork menunda IPO. Akhirnya Investor WeWork, Softbank, mengambil alih perusahaan dam memberi Neuman $1.7 milyar untuk keluar dari jajaran direksi. Pada September 2019 Neuman mengumumkan bahwa ia mengundurkan diri sebagai CEO.
Perjalanan WeWork dimulai dari satu lantai gedung di SoHo dan sampai sekarang telah memiliki 800 lokasi yang tersebar di 124 kota di Dunia. Bukan hanya itu mereka membangun We Company dengan menyediakan WeLive, WeGrow (yang akan ditutup) dan juga Rise by We. Namun, keputusan untuk IPO ini ternyata menjadi bencana besar bagi perusahaan We Company.